entah kenapa saya ga suka kalo (begini decribenya): A : eh tau gaaaa.. blablablaaacuihcuiiihhhpapapapapaa B : iya niiiii tralalalaldungdunglalalallala (tibatiba saya datang) S : eh apaan tadi, ga denger. A : ooohhh enggaaak (muka yang nyebeliin) S: apa sii B ? B: emmmm ada lah (muka yang ga enaken) S: ciiiiiiiiiiiiiiih !!!!!! zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz APA SIH SALAHNYA SEDIKIT MENJELASKAN ? Blogged with the Flock Browser
Just reminder from and to my self: Dalam hidup ini, banyak sekali hal-hal yang terjadi, yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita, meski kita sudah ikhtiar semaksimal mungkin. Karena itu, serahkan semua hasil pada Allah, tawakkal. Karena kalo kita memaksa terus, mental kita akan lelah. Too much heaviness in your heart. Just accept it and remember : Tak ada peristiwa yang terjadi, kecuali Allah mengizinkannya. Dan ketika Allah telah mengizinkannya terjadi, pasti Allah telah memberikan kebaikan di dalamnya. Tugas kita adalah mencari kebaikan dan hikmah dari peristiwa tersebut, sehingga kita bisa menemukan Allah di jalan pulang kita. Sehingga tidak ada yang namanya kesia-siaan
Ceritanya Cipi lagi blogwalking, terus ada suatu post yang isinya mebuat Cipi penasaran. Jadi post nya itu mengenai novel favorit doi yang juga disertakan dengan quote favoritnya dalam buku tersebut. Nah karena quotenya aneh, namun maknanya deep, jadilah Cipi penasaran dengan buku tersebut. Eh ternyata ketika Cipi sedang tidur2an di kostan sambil menatap kumpulan novel yang Cipi punya, Cipi menemukan novel itu. Judulnya : Saga no Gabai Bachan yang artinya Nenek Hebat dari Saga. Setelah diinget2, buku ini ternyata Cipi minjem dari ruang BEM, tapi sampai sekarang belum Cipi balikin karena lupa. Maafkan, akan segera dibalikkan. Nah ini dia beberapa quotes yang Cipi favoritin : “Berhentilah mengeluh “panas” atau "dingin”. Musim panas berutang budi pada musim dingin, demikian juga sebaliknya.” (Ayoo Cipi jangan hobinya mengeluh terus. Nikmati dan syukuri every little things you have) “Sampai mati, manusia harus punya mimpi! Kalaupun tidak terkabul, bagaiman...
Komentar
Posting Komentar